Community TBC-HIV Care ‘Aisyiyah

Community TBC-HIV Care ‘Aisyiyah

  • Post author:
  • Post category:Artikel

Pada ronde 8 (tahun 2009-2013) ‘Aisyiyah terpilih menjadi mitra Global Fund sebagai penanggung jawab utama penerima dana (Principal Recipient) mewakili kelompok masyarakat madani. Program yang dilaksanakan ini diberi nama Community TBC Care ‘Aisyiyah. Melalui program ini ‘Aisyiyah mengkoordinir 23 penerima dana sekunder (SR) yang melibatkan 16 Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah dan 6 Mitra NGO yakni PKPU, TBC Care Yarsi, LKC, LKNU, Perdhaki NTT, dan KMP Sidobinangun.

Atas performancenya selama menjadi PR, ‘Aisyiyah melalui program Community TBC Care kembali dipercaya sebagai mitra Global Fund sebagai PR di Ronde SSF yang dimulai pada tahun 2014-2016. Dalam ronde ini ‘Aisyiyah bergerak di 12 propinsi di 48 kabupaten dan bermitra dengan PKPU, TBC Care Yarsi dn KMP Sidobinangun.

Mulai tahun 2016 The Global Fund menerapkan pola dan strategi baru yang disebut New Funding Model (NFM/ model pendanaan baru). Dengan melalui berbagai proses dan tahapan, ‘Aisyiyah kembali dipilih menjadi mitra the Global Fund di Indonesia dalam penanggulangan TB-HIV sebagai Principal Recipient (PR) mewakili CSO. Melalui NFM ini ‘Aisyiyah dipercaya kembali untuk mengelola program yang tersebar di 25 propinsi 160 Kabupaten/kota dengan membawahi seluruh kegiatan CSO yang mendapat dukungan The Global Fund. Untuk tahun 2016, program ini akan dijalankan di 18 propinsi 75 kabupaten dan pada tahun 2017 akan mencapai 25 propinsi 160 kabupaten.

Secara program, dalam masa NFM ini ‘Aisyiyah juga tidak hanya fokus di penanggulangan TB dan TB MDR namun juga pendampingan TB HIV. Karenanya melalui NFM ini program ini dikembangkan menjadi Community TBC – HIV Care ‘Aisyiyah. Dalam NFM juga dikembangkan kegiatan Community System Strengthening (Penguatan Sistem Komunitas) dan Removing Legal Barrier (Penghapusan Hambatan Hukum) bagi Pasien TBC-HIV. Hal ini bertujuan untuk memperkuat sistem organisasi masyarakat hingga akhirnya mampu secara mandiri menanggulangi masalah TBC dan TBC-HIV dilingkungannya.